pemanfaatansumber daya alam yang dapat diperbarui maupun tidak dapat diperbarui harus digunakan secara a boros b terus-menerus c berlebihan di hemat 1 Lihat jawaban madelynxx madelynxx kuis awal tahun buatlah puisi bertema kasih sayang minimal 8 baris ok jgn ngawur ya!!! Tolong Dijawab Dengan Benar
Kalianakan mempelajari tentang klasifikasi Sumber daya alam, potensi dan persebaran sumber daya alam kehutanan, pertambangan, kelautan, dan Sumber daya alam yang dapat diperbarui juga meliputi sumber daya alam biotik seperti tumbuhan dan hewan. Gambar 2 : sumber daya alam (sumber: https://www.geologinesia.com)
alamuntuk kelangsungan hidupnya terutama manusia untuk itu mari kita pahami bersama sama tentang sumber daya alam secara lebih jelas di pembahasan kali ini, sumber daya alam yang dapat diperbarui disebut juga sumber daya alam lestari sumber daya alam yang dapat diperbarui di antaranya adalah air tanah udara hewan dan tumbuhan a air air
ASTALOGCOM - sumber daya alam di Indonesia sudah banyak dan melimpah ruah, selain itu pastinya Indonesia juga terkenal akan paru Dunia dan Jagar Alam yang teramat beragam.Hal ini menjadi dasar tersendiri di Indonesia banyak sekali sumber daya alam yang dibedakan menjadi dua, yaitu diperbaharui maupun tidak dapat diperbaharui yang mana hal ini terjadi akibat adanya penambagan, penggunaan
Tanahsalah satu yang tergolong sumber daya alam yang bisa diperbarui, sebab tanah terbentuk dari adanya sisa sisa makhluk hidup yang telah mati, semacam daun,dahan, ranting, kotoran hewan juga manusia yang diurai oleh hewan-hewan kecil seperti rayap yang menjadi tanah.
Disajikanpuisi mengenai cita-cita, siswa mampu menganalis amanat puisi. C4 Pilihan Ganda 3 PPKN 2 3.3 Menjelaskan manfat keberagaman karakteristik individu Yang termasuk contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui yaitu a. Air b. Hewan c. Emas d. Tumbuhan . 9. Tumbuhan merupakan contoh sumber daya alam yang dapat diperbarui, namun
NYsC. - Jika membahas sumber daya alam, akan muncul pertanyaan perihal keberlanjutan. Sumber daya alam telah menyediakan sumber daya dan energi yang luar biasa untuk keberlangsungan hidup. Namun, pernahkah kita berpikir jika suatu saat sumber daya alam tersebut habis? Langkah apa yang bisa dilakukan agar sumber daya alam tidak habis?Sumber daya alam yang dapat diperbarui Sumber daya alam adalah semua hal yang tersedia di alam, baik di Bumi, tanah, dan udara. Sumber ini dapat digunakan untuk keberlangsungan hidup manusia. Sumber daya alam banyak jenisnya. Salah satunya adalah sumber daya alam yang dapat diperbarui atau dikenal dengan renewable resouces adalah sumber daya yang tersedia sangat banyak dan jika dikelola dengan baik, maka bisa diregenerasi dan tersedia dalam waktu yang lebih lama. Sumber daya ini juga bisa dijadikan energi yang ramah lingkungan. Energi yang ramah lingkungan adalah energi yang menghasilkan sedikit polusi dan rendah emisi karbon. Polusi dan emisi karbon adalah salah satu faktor yang menyebabkan perubahan iklim. Baca juga Bencana Alam Klimatologis Pengertian, Jenis, dan Dampaknya Contoh sumber daya alam yang dapat diperbarui Berikut adalah contoh sumber daya alam yang dapat diperbarui Hewan hewan bisa menjadi sumber pangan bagi manusia. Namun, jika dieksploitasi berlebihan tanpa dilestarikan, hewan berpotensi mengalami kepunahan. Tumbuhan sama dengan hewan, tumbuhan juga perlu dilestarikan. Tumbuhan paling sederhana digunakan sebagai sumber pangan. Pemanfaatan lainnya adalah untuk pembuatan kertas dan perabot rumah tangga. Air air perlu dijaga kelestariannya dengan menjaga kebersihan air, serta menggunakan air seperlunya. Tanah tanah perlu dijaga bukan hanya untuk ditinggali atau dibangun bangunan. Tanah perlu dikelola dengan baik agar fungsinya tetap lestari. Misalnya dengan menanam berbagai tumbuhan. Tujuan memperbarui sumber daya alam Pemerintah Indonesia telah menyadari pentingnya untuk menjaga kelestarian sumber daya alam. Berdasarkan beberapa hukum yang telah berlaku, berikut tujuan memperbarui sumber daya alam Mengelola sumber daya alam dan memelihara daya dukung agar dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat dari generasi ke generasi. Meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan melakukan konservasi, rehabilitasi, dan penghematan penggunaan. Selain itu, harus menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. Mendayagunakan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dengan memperhatikan kelestarian fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Bumi tempat kita tinggal, tak hanya kaya akan sumber daya, tetapi juga keindahan yang menyejukkan mata. Sebagai ucapan syukur dan ungkapan cinta kepada semesta, tak sedikit pujangga yang menulis puisi tentang alam. Para pujangga seolah tak kehabisan kata-kata indah untuk dituangkan dalam puisi tentang alam. Karenanya dengan membaca puisi tentang alam ini, seolah kita bisa merasakan getaran cinta sang penulis sekaligus membayangkan keindahan alam itu sendiri. Artikel terkait Manfaat wisata alam, dari melepas stress hingga tingkatkan kreativitas Pengertian Puisi Puisi adalah bentuk dari karya sastra yang berisi ungkapan dan perasaan. Puisi bisa menggambarkan tentang suasana keadaan sekitar atau lingkungan, perasaan senang, sedih, gelisah, marah, bahkan kekecewaan. Makna yang terkandung pada suatu puisi berisi pesan-pesan tertentu yang bisa ditangkap oleh pembacanya. Bahasa dan kata-kata yang ada dalam puisi terikat dengan rima, irama, lirik dan bait. Dikutip dari puisi memiliki struktur fisik dan batin. Berikut ini penjelasannya menurut modul Kemendikbud bertajuk “Pembelajaran SMA Bahasa Indonesia Kelas X” karya Suttji Harijanti, Struktur Batin Hakikat Suatu Puisi 1. Tema merupakan unsur utama dari isi puisi, karena hal ini berhubungan dengan makna yang ingin disampaikan oleh penyair dengan bahasa. 2. Rasa sikap penyair terhadap suatu masalah, yang diungkapkan dalam puisi. Ungkapan rasa ini, biasanya berkaitan dengan latar belakang penyair, contohnya agama, pendidikan, jenis kelamin, pengalaman, dan lain-lain. 3. Nada seorang penyair dapat menyampaikan suatu puisi dengan nada mendikte, menggurui, memandang rendah, dan sikap lainnya terhadap pembaca/pendengarnya. 4. Tujuan maksud suatu pesan yang ingin disampaikan oleh sang penyair kepada pembaca atau pendengarnya. Struktur Fisik Metode Penyampaian Puisi 1. Perwajahan Puisi tipografi bentuk format suatu puisi, berupa pengaturan baris, tepi kanan-kiri, halaman yang tidak dipenuhi kata-kata. 2. Diksi pilihan kata seorang penyair dalam mengungkapkan puisinya. 3. Imaji susunan kata dalam puisi, yang mengungkapkan pengalaman indrawi sang penyair pendengaran, penglihatan, dan perasaan. Hal ini bisa mempengaruhi pembaca/pendengar seolah-olah merasakan isi dalam puisi tersebut. 4. Kata Konkret bentuk kata yang bisa ditangkap oleh indera manusia sehingga menimbulkan imaji. Umumnya berbentuk kata kiasan imajinatif. 5. Gaya Bahasa/Majas penggunaan bahasa yang bisa menimbulkan efek dan konotasi tertentu yang dapat mengandung banyak makna. Contohnya majas metafora, ironi, repetisi, pleonasme, dan lain-lain. 6. Rima/Irama persamaan bunyi dalam penyampaian puisi, baik di awal, tengah, ataupun di akhir puisi. Artikel terkait 10 Tempat Wisata Glamping di Alam Terbuka yang Menyajikan Pengalaman Berbeda Berikut ini theAsianparents merangkum beberapa puisi tentang alam, yang dapat menambah rasa cinta kepada Bumi sekaligus mendorong untuk melestarikannya. 1. Keindahan Alam Ini Betapa indahnya negeri ini Laut yang berombak ombak Lereng yang bertingkat-tingkat Angin berembus sepoi-sepoi Berdiri aku di tepi pantai Di bawah langit yang membentang Merasakan negeri keindahan Indonesia yang ku sayang Indonesia Negeri Khatulistiwa Beribu nikmat di dalamnya Pemberian dari Tuhan Yang Esa Agar bersyukur kita kepada-Nya. 2. Keramahan Alam Bila datang ke negeriku Kan disambut dengan alam yang hijau Dengan gunung yang menjulang Dan ombak yang berderai di lautan Burung-burung akan bernyanyi Bersiul-siul sepanjang pagi Riangnya tiada pernah berhenti Memuji robbul Izzati Bila datang ke negeriku Kan kau lihat sungai mengalir Angin-angin bersemilir Bunga mekar beribu-ribu. 3. Pesona Alam Hijau Terperosok pada hamparan hijau Menggantung pada nuansa manja ilalang Tunggu! akan ku hirup perlahan aroma rumput ini Sebab, ku tau inilah ciptaan Tuhan yang harus kita nikmati Jauh di ufuk kehijauan Dengan dasar coklat yang menyatu pada komponen penting Berbasis kesuburan, yang terikat pada keindahan tanaman liar Sebut saja bunga Bunga menjadikan sepasang aksa siap meraih Sentuhan halus jemari mungil Siap mengabadikan momen kemekarannya Bidikan-bidikan kecil siap menjadikan momen indah untuk dikenang Sebagai hal ciptaan Tuhan yang terindah. 4. Sajak Matahari Karya Rendra Matahari bangkit dari sanubariku Menyentuh permukaan samudra raya. Matahari keluar dari mulutku, menjadi pelangi di cakrawala Wajahmu keluar dari jidatku, wahai kamu, wanita miskin! Kakimu terbenam di dalam lumpur Kamu harapkan beras seperempat gantang, dan di tengah sawah tuan tanah menanammu! Satu juta lelaki gundul keluar dari hutan belantara, tubuh mereka terbalut lumpur dan Kepala mereka berkilatan memantulkan cahaya matahari Mata mereka menyala tubuh mereka menjadi bara dan mereka membakar dunia Matahari adalah cakra jingga yang dilepas tangan Sang Krishna Ia menjadi rahmat dan kutukanmu, ya, umat manusia! Artikel terkait 7 Tempat Wisata Alam di Dekat Ibukota untuk Rekreasi Keluarga 5. Pengakuan yang Jujur Karya Radius Siburian Di tiap ujung daun menjari Tersimpan nada kagum Di tiap Bentangan akar bersembunyi nada taat Di tiap pucuk pohon pinus Bertunas nada syukur Di tiap ujung paruh burung terselip rasa kagum Di tiap auman fauna terdengar rasa taat Di tiap alat gerak animalia terbekas rasa syukur Di tiap bibir pantai-pantai tercium rasa kagum Di tiap puncak gunung menjulang tersimpan rasa taat Di tiap muara sungai terbentang rasa syukur Di tiap hamparan samudra terbentang nada dan rasa Kagum, taat, syukur semua menyanyi kitab Kejadian sempurna 6. Pancuran 7 Abadi Karya Dede Aditnya Saputra Desir angin sepoi menghembus perlahan Bersama nyanyian burung di pucuk dahan Airmu menari-nari dalam nestapa Mencairkan luka oleh karena cinta Tercium bau yang harum menawan Bau harum airmu memecahkan qalbu buana Tahukah kau akan qalbu buana itu? Yaitu qalbu yang dirundung duka dan nestapa Oh.. nirwana puncah Gunung Slamet Kaulah tempat kami mengingat sang Kuasa Melepaskan jiwa yang bermuram durja Dan merenungkan masa jaya Selain air terjunmu yang menawan Terdapat mata air panas yang bersahaja Membuat kita bersatu dengan malam Apalagi malam Jumat orang Jawa Terus lah abadi kau Pancuran ketujuh Bersama ke enam Pancuran di bawah sana Pancarkan sinar keemas an dalam air mu! Untuk melupakan rasa sendu yang menggebu 7. Hutan Karet Karya Joko Pinurbo in memoriam Sukabumi Daun-daun karet berserakan. Berserakan di hamparan waktu. Suara monyet di dahan-dahan. Suara kalong menghalau petang. Di pucuk-pucuk ilalang belalang berloncatan. Berloncatan di semak-semak rindu. Dan sebuah jalan melingkar-lingkar. Membelit kenangan terjal. Sesaat sebelum surya berlalu masih kudengar suara bedug bertalu-talu. 8. Siapakah Karya Acep Zamzam Noor Siapakah yang menyiramkan hijau Ketika punuk bukit kembali bersemi Siapakah yang menumpahkan biru Ketika ombak berkejaran dengan sunyi Siapakah yang menggambari langit Dengan kuas sehalus awan pagi Siapakah yang mengukir udara Dengan pahat selentur jemari 9. Sabda Bumi Belum tampak mendung merenung bumi Seberkas haru larut terbalut kalut dan takut Terpaku ratap menatap jiwa-jiwa penuh rindu Hangatkan dahaga raga yang sendu merayu Bulan tak ingin membawa tertawa manja Kala waktu enggan berkawan pada hari Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri Terhapus awan gelap melahap habis langit Bulan memudar cantik menarik pada jiwa ini Hitam memang menang menyerang terang Tetapi mekar fajar bersama mentari akan menari Bersama untaian senandung salam alam pagi. 10. Alam Tepian Pantai Gelombang air menari-nari di tepian pantai Menyapa pasir yang dimainkan bocah-bocah pantai Gerombolan camar berterbangan di atas ombak Berharap ikan segar tersambar diparuh-paruh mereka Gelombang ombak tepian pantai mengusap kedua mata kaki Terasa dingin meresa hingga ke relung dada Ikan-ikan kecil genit menggigit telapak kaki Menambah perasaan suka berada di alam indah ini Kupandangi jauh di ufuk benang kemerahan Terasa indah di pandang mata Kurasa sinar mentari indah inilah Yang menyatukan langit biru Dan laut dengan hamparan luasnya Ya Tuhan Perkenankan kami untuk menikmati indah alam-Mu Beberapa kali lagi Sebelum raga berada di ujung lubang tanah Perkenankan kami menjaga alam indah-Mu ini Agar lestari hingga ke akhir masa. 11. Lautan Bumi Pertiwi Terbentang luas alam negeriku Puisi tentang alam ini kuberikan hanya untukmu Semilir angin di pesisir laut Menyadarkan arti sebuah keanekaragaman Rimpuh… kisahmu kini Nestapa yang kian membuncah Sadar bahwa usiamu kini sudah menua Tapi hasrat… kau selalu digenggam Pohon, danau, laut mulai mengobarkan industri alam yang baru Mengisi cinta pada perolehan yang kelak tidak menjadi kekal Nabastala berkata Bahwa bumi ini akan menjadi bumi yang kekal dan abadi Dengan pancaran indah pesona sang Ilahi 12. Alamku Sahabatku Alamku adalah sahabatku Tempat aku berdiam dan tinggal Dia telah banyak memberikan Apa yang aku butuhkan Dengan hujannya dia mencurahkan Segenap air yang kami butuhkan Dengan pepohonan yang dia tumbuhkan Kami menghirup kesegaran Dengan lautan yang dihamparkan Kami berlayar mencari ikan Dengan gunung-gunung menjulang Kami buat persawahan Dengan alam Tuhan memberikan Segalanya yang manusia butuhkan Agar mereka bersyukur Jangan sampai manusia kufur Kepada-Nya kita bersujud Merendahkan diri ini Menjadi hamba yang mengerti Keagungan Ilahi Robbi 13. Inilah Tanah Airku Di tepi pantai angin berdesir Kicauan merdu suara burung terdengar saling bersahutan Rumput-rumput dibasahi oleh embun pagi Inilah tanah airku Hijaunya hamparan sawah Tingginya gunung yang menjulang Serta rakyatnya yang aman dan makmur Inilah tanah airku Jagalah dan rawatlah ia selalu Karena di sanalah aku dilahirkan serta dibesarkan Dan di sana pulalah aku akan menutup mata Oh, tanah airku, itulah Indonesia. 14. Desaku yang Permai Hamparan sawah mulai menguning Mentari disambut oleh sang pagi Sahutan ayam saling berkokok Para petani pun sudah bersiap untuk pergi ke sawah Padi-padi yang berwarna hijau Sudah siap untuk dipanen Para petani pun hatinya bersuka ria Mereka beramai-ramai memotong padi Gemercik air di sungai Terlihat sangat bening Bak sebuah zamrud khatulistiwa Itulah alamku, desa yang permai 15. Kemana Perginya Alam Lestari Dulu sering kulihat hamparan hijau sawah beratapkan langit biru Kiri kanan sawah, tengahnya sungai Di antara gunung matahari terbit malu-malu Namun sekarang kemana? Lapisan tanah becek berwarna coklat setiap habis hujan kini tanahku berwarna abu Lama kucari tanah becekku Tapi kenapa sekarang tak nampak? Cemara kehidupan tinggi menjulang Menjadi rumah bagi banyak hewan buatan Tuhan Sekarang cemaranya tidak berwarna hijau dan teduh Tetap tinggi tapi banyak jendela, banyak lampu Mengapa bisa begitu? Sering banjir, sering longsor Di barat ada asap bikin marah tetangga Padahal dahulu tidak begitu Ibu pertiwi cuma tersedu tapi tidak malu Sayang sekali ibu pertiwi kini tidak hanya sedih Menanggung pilu sambil tertatih Anak-anaknya nakal semua Biar dimarahi tapi tak pernah jera Baca juga Wisata alam Singapura, Flower Dome dan Cloud Forest, berapa tiketnya? Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui Jenis dan Contohnya 10 Film tentang Bencana Alam yang Seru dan Menegangkan Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.
Salah satu kebutuhan manusia bersumber dari alam Sumber Daya Alam. Bumi sendiri banyak menyediakan sumber daya alam yang melimpah bagi manusia, yang bisa dimanfaatkan dan digunakan sesuai daya alam SDA terdapat dua jenis, yaitu sumber daya alam yang bisa diperbarui dan sumber daya alam yang tidak dapat daya alam yang bisa atau dapat diperbarui bila digunakan tidak akan ada habisnya walaupun digunakan atau dikonsumsi berkali-kali. Sedangkan sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui bisa habis bila digunakan atau dikonsumsi secara terus karena itu, manfaatkan sumber daya-sumber daya yang ada di alam secukupnya dan perbarui sumber daya alam yang dapat diperbarui, agar bisa digunakan secara apa saja Sumber Daya Alam SDA yang bisa diperbarui dan tidak bisa habis walaupun digunakan secara terus-menerus. Berikut beberapa contoh sumber daya alam yang bisa diperbarui oleh Isi1. Air2. Tanah3. Angin4. Tumbuhan5. Hewan6. Sinar Matahari7. Energi Panas Bumi8. Pasir9. Kayu10. Mutiara1. AirSalah satu sumber daya alam yang bisa diperbarui adalah Air. Air sendiri jumlahnya paling banyak dipermukaan bumi dan menutupi hampir 71% permukaan bumi. Di bumi terdapat 1,4 triliun kilometer kubik 330 juta mil³ air yang tersedia di sendiri cukup banyak jenisnya, yang terbesar adalah air laut air asin. Selain itu, jenis air lainnya yang ada dibumi adalah air hujan, air sungai, air tawar, air payau dan lain jumlahnya yang sangat melimpah tersebut menjadikan air sebagai SDA yang dapat diperbarui dan diperbarui oleh alam sendiri. Air tidak akan pernah habis walaupun digunakan secara terus TanahSumber daya alam yang dapat diperbarui lainnya adalah tanah. Tanah memiliki peran yang cukup penting bagi semua elemen kehidupan di bumi, karena pada dasarnya tanah menjadi pendukung kehidupan di bumi, terutama hara dan juga air yang ada di dalam tanah menjadi faktor tumbuhnya tumbuhan. Selain itu juga tanah sebagai penopang akar dan juga habitat beberapa spesies menjadi sumber daya alam yang bisa diperbarui meskipun digunakan berkali-kali, seperti digunakan sebagai media tanam. Asalkan, manusia juga menjaga kesuburan dari tanah tersebut dengan pengolahan tanah yang digunakan sebagai media utama dalam bercocok tanam, tanah sering digunakan untuk bahan pemerataan lahan dan juga sebuah AnginSumber daya alam lain yang tidak bisa habis dan bisa diperbarui adalah angin. Angin adalah aliran udara yang jumlahnya besar yang diakibatkan oleh proses rotasi bumi dan juga karena faktor perbedaan tekanan udara di halnya dengan air dan juga tanah, angin menjadi sumber daya alam yang tidak ada habisnya dan bisa diperbarui. Kekuatan air yang lumayan besar bisa dimanfaatkan untuk sistem pengairan dan juga pembangkit listrik dengan bantuan turbin atau kincir angin. Dan tentunya hal tersebut bisa menjadi solusi yang ramah TumbuhanSalah satu sumber daya alam yang bisa diperbaharui kapan saja adalah tumbuhan. Tumbuhan sendiri cukup banyak jenisnya mulai dari tanaman lumut, biji-bijian, terong-terongan, alga, dan masih banyak tumbuhan bagi beberapa makhluk hidup cukup penting, karena sebagai sumber makanan, salah satu contohnya adalah manusia. Manusia sering mengonsumsi beberapa jenis tumbuhan yang dapat dimakan, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan lain sebagainya. Selain itu, tanaman bisa ditanaman sendiri oleh manusia dan bisa HewanSumber daya alam selanjutnya yang dapat diperbarui adalah Hewan. Hewan menjadi salah satu konsumsi utama bagi manusia, seperti hewan ternak sapi, kambing, ayam, dan lain tidak cuman dimanfaatkan dagingnya saja, namun susu, bulu, dan kulitnya banyak digunakan sebagai produk yang bernilai jual. Di katakan sebagai sumber daya alam yang bisa diperbarui, karena hewan terutama hewan ternak bisa dibudidayakan atau Sinar MatahariSinar matahari menjadi salah satu sumber daya alam yang tidak bisa habis lainnya. Sinar matahari merupakan kebutuhan utama dari beberapa makhluk hidup, seperti tanaman yang berguna berfotosintesis atau membuat makanan. Dan tanpa adanya sinar matahari, takkan ada makhluk hidup yang dapat hidup di cahaya matahari banyak dimanfaatkan oleh manusia untuk beberapa kebutuhan hidup, seperti digunakan untuk pembangkit listrik tenaga surya. Dengan menggunakan listrik tenaga surya atau tenaga sinar matahari tentunya akan menghemat pengeluaran itu, sinar matahari banyak digunakan untuk keperluan pengeringan, seperti pengeringan ikan asin, padi, jagung, dan lain Energi Panas BumiGeothermal atau energi panas bumi merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui lainnya. Energi panas bumi adalah energi panas yang terbentuk dan terdapat di dalam kerak bumi. Energi panas bumi memiliki temperatur yang berbeda, dan semakin bertambah jika semakin panas bumi atau Geothermal hingga sekarang masih dikaji sebagai pembangkit listrik. Karena panas bumi menjadi salah satu pembangkit listrik yang ramah lingkungan dan jumlahnya cukup melimpah di sebagian wilayah di bumi. Selain itu energi panas bumi banyak dimanfaatkan sebagai pemandian air panas di sebagian negara, seperti di PasirSeperti halnya tanah, pasir juga menjadi sumber daya alam yang bisa diperbarui dan tidak akan pernah habis karena jumlahnya sangat banyak. Pasir adalah contoh bahan materian yang berbentuk butiran dimanfaatkan sebagai media tanam, pasir oleh manusia juga banyak dimanfaatkan sebagai baha campuran pondasi rumah, seperti bahan campuran semen. Karena pada dasarnya pasir menjadi bahan pembangun rumah yang banyak digunakan, karena cukup kuat jika digabungkan dengan KayuSalah satu benda yang paling banyak digunakan oleh manusia adalah Kayu. Kayu adalah bagian batang, cabang, dan ranting yang terdapat pada tumbuhan yang umumnya memiliki struktur keras. Kayu banyak digunakan sebagai bahan pembuatan perabotan rumah tangga, seperti meja, kursi, pintu, kertas, dan lain menjadi bahan yang bisa diperbarui kapan saja dengan cara menaman pohon untuk diambil kayunya. Umumnya kayu bisa diambil dari batang, cabang atau ranting pohon dengan cara ditebang. Untuk memperbarui ketersediaan bahan kayu, bisa dilakukan dengan penanaman pohon oleh manusia10. MutiaraSumber daya alam terakhir yang bisa diperbarui adalah Mutiara. Mutiara adalah benda yang keras berbentuk bulat yang biasanya diproduksi oleh hewan berbadan lunak, umumnya berbentuk kerang. Mutiara pada umumnya memiliki bentuk buat dan bewarna putih menjadi salah satu sumber daya dari alam yang bisa diperbarui degan cara pembudidayakan kerang mutiara. Peternakan atau pembudidayaan kerang mutiara banyak dilakukan oleh sebagian orang untuk diambil mutiaranya. Mutiara memiliki nilai jual yang tinggi untuk digunakan sebagai bahan juga 10 Karakteristik Negara Maju dan PenjelasannyaItulah beberapa sumber daya alam yang dapat diperbarui dan juga tidak akan habis bila digunakan atau dikonsumsi secara terus menerus. Demikian artikel yang dapat mengenai sumber daya alam dan semoga bermanfaat.
- Sumber daya alam SDA atau sering disebut sebagai kekayaan alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam. Sejak zaman dahulu sumber daya alam digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan meningkatkan kesejahteraan. Merujuk Modul IPA Paket A 2017, yang diterbitkan Kemdikbud, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Kekayaan tersebut berupa tempat-tempat alami yang dapat dijadikan objek wisata, hingga kekayaan di dalam bumi yang ditambang. Semakin banyak sumber daya alam yang dimiliki oleh suatu negara atau wilayah, semakin banyak pula yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Oleh karenanya, jika suatu wilayah memiliki kekayaan alam yang melimpah harus dijaga kelestariaannya, terutama untuk SDA yang tidak dapat diperbaharui. Pemanfaatan sumber daya alam pun tidak bisa dilakukan secara terus-menerus. Pasalnya, ada sumber daya alam yang bersifat terbatas, dan jika kekayaan alam yang ada dieksploitasi secara berlebihan, akan menimbulkan masalah bagi kehidupan semua mahluk hidup, baik manusia maupun hewan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kekayaan alam adalah melestarikannya. Hal ini dikarenakan sifat sumber daya alam ada yang dapat diperbaharui dan ada juga sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Dari hal ini, sumber daya alam dibagi menjadi 2 jenis, SDA dapat diperbarui dan SDA tidak dapat diperbarui, berikut penjelasan Sumber daya alam yang dapat diperbaharuiSumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang memiliki sifat dapat pulih kembali, seperti kekayaan alam hayati, dan kekayaan alam hewani, air, hewan, tumbuhan, tanah, dan matahari. SDA jenis ini dapat dibudidayakan, atau dapat diperbaharui, tetapi tidak sedikit sumber daya alam seperti pohon dan hewan yang mengalami penurunan jumlah. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan secara berlebihan, seperti penebangan pohon di hutan untuk kebutuhan industri. 2. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharuiSementara itu, sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang dapat habis apabila digunakan secara terus-menerus. Contoh sumber daya alam yang tidak diperbaharui adalah minyak bumi, gas alam, batu bara, gas, perak, besi, dan lain-lain. Jenis-jenis sumber daya alam seperti disebutkan di atas sebetulnya dapat terbentuk kembali secara alami, tetapi membutuhkan waktu yang lama. Pada umumnya sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah sumber daya yang berhubungan dengan kebutuhan primer seperti bahan makanan. Sementara sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui berhubungan dengan kebutuhan penunjang, seperti bahan bakar kendaraan, dan listrik. Manfaat Sumber Daya Alam Sementara itu, berdasarkan manfaatnya sumber daya alam dapat digunakan sebagai Sumber energi dan bahan bakar, contoh minyak bumi Pembangkit listrik, contoh minyak bumi, sinar matahari Untuk kebutuhan makan bagi manusia dan hewan, contoh hewan dan tumbuhan Untuk kebutuhan tempat tinggal, contoh tumbuhan/pohon Untuk menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. Menyuplai oksigen, tumbuhan Sebagai cadangan devisa negara. - Pendidikan Kontributor Permadi SuntamaPenulis Permadi SuntamaEditor Yulaika Ramadhani
Buku Kumpulan Karya Lomba Puisi-Cerpen-Essay Ekologi Penerbit AEER [Aksi Ekologi & Emansipasi Rakyat] Tebal 235 halaman Tahun Terbit Desember 2020 Media patner Mongabay Indonesia, Wong Kito ** Aktivitas ekonomi ekstraktif di Indonesia, seperti penambangan batubara, bukan hanya menjadi sumber pemanasan global, juga menimbulkan berbagai persoalan bagi masyarakat. Tapi selama ini, mereka hanya menjadi objek dari kampanye, baik melalui aksi unjuk rasa, upaya hukum, pemberitaan atau melalui karya seni seperti sastra, seni rupa dan pertunjukan. Bagaimana jika masyarakat yang menjadi subjek, langsung menyuarakan berbagai persoalan akibat penambangan batubara tersebut? Banyak kejutan yang saya rasakan, ketika membaca sejumlah puisi dan cerita pendek [cerpen] yang terhimpun dalam buku digital “Kumpulan Karya Peserta Lomba Puisi-Cerpen-Essay Ekologi” yang diterbitkan AEER [Aksi Ekologi & Emansipasi Rakyat] pada pekan pertama Desember 2020. Batubara yang hingga saat ini menyisakan banyak persoalan lingkungan, mulai dari lubang bekas tambang hingga tumpahannya yang mencemari lingkungan. Foto Junaidi Hanafiah/Mongabay Indonesia Buku ini merupakan kumpulan karya para pemenang lomba penulisan puisi, cerpen dan essay yang digelar AEER dan Teater Potlot, didukung Mongabay Indonesia dan Wong Kito sebagai media partner sejak Juli-Oktober 2020. Para peserta lomba karya sastra ini diprioritaskan bagi pelajar [SD, SMP dan SMA] di Kabupaten Muara Enim serta kabupaten dan kota sekitarnya seperti Lahat, PALI [Penukal Abab Lematang Ilir] Prabumulih, termasuk Palembang, Sumatera Selatan. Akan tetapi, target utama lomba adalah, khusus para pelajar yang berada di Kabupaten Muara Enim. Kabupaten ini merupakan wilayah yang cukup tinggi aktivitas penambangan batubara, baik legal maupun ilegal, serta adanya dua PLTU [Pembangkit Listrik Tenaga Uap] yang tengah dibangun. Muara Enim memiliki cadangan batubara sekitar 9,78 miliar ton dengan luas konsesi sekitar hektar. Luasan ini di luar lahan penambangan batubara ilegal yang cukup marak. Buku ini menampilkan empat puisi pemenang kategori sekolah dasar [SD], usia 7-13 tahun, yang dimasukan dalam buku ini. Yakni “Kembalikan Ladang Kami”, “Sepedah, Ikan dan Batubara’, “Jikalau Ia Bernarasi” dan “Emas Hitam!” Kemudian puisi kategori SMP dan SMA yakni “Napas Yang Terbunuh”, “Suara”, “Cerita Dari Talang”, “Rintihan Hati”, “Duniaku”, “Suci”, “Biasa”, “Si Hitam yang Jahat”, “Jumantara, Kala Itu”, “Akibat Batubara dan PLTU”, “Mutiara Hitam”, “Rintihan Kalbu”, “Bayangan Kelabu”, “Kembalikan” dan “Secuil Debu”. Cerpen kategori SD menampilkan “Air Mata Annisa”. Lalu kategori SMP dan SMA yakni “Lorong Bisu”, “Futur Laskar”, “Polusi dan Amarah”, “Pertambangan Batubara”, “Derita di Lingkar Tambang”, “Belajar Demi Indonesia”, “Jalan-Jalan dan Batubara”, “Hijau Menjadi Kelabu”, “Ketika Panas dan Kering Menerpa”, “Senja di Hati Yasa”, “Aku Pembunuh”, “Lukisan Asap”, “Live In”, dan “Di Sebuah Surga yang Gersang”. Cover Buku Kumpulan Karya Lomba Puisi-Cerpen-Essay Ekologi. Ilustrasi AEER [Aksi Ekologi & Emansipasi Rakyat] – Teater Potlot Essay [esai] yang diikuti mahasiswa yakni “Dampak Pertambangan Batubara dan Upaya Alternatif Berkelanjutan Bagi Lingkungan Sekitar Pertambangan Batubara di Sumatera Selatan”, “Pertambangan dan Ekosida Mengapa Indonesia Harus Segera Meninggalkan Industri Pertambangan”, “Nasib Ibu Bumi di Tengah Kepungan Tambang”, “Terapkan Teori Ekologi dalam Praktik Pertambangan di Indonesia”, “Daya Rusak Pertambangan Batubara dan PLTU Bagi Kehidupan”, “Dampak Pertambangan Batubara dengan Pengaruh Perkembangan PLTU di Sekitarku dan Solusi yang Dapat Kita Terapkan”, “Green Mining di Sumatera Selatan Bukan Sebatas Wacana”, dan “Dampak Negatif Pertambangan Batubara dan PLTU Bagi Kehidupan di Provinsi Sumatera Selatan”. Sementara esai kategori umum yakni “Batubara Menggubur Lahat yang Indah”, “Lumbung Energi Membawa Bencana”, “Setelah Satu Abad Batubara di Sumsel”, “Ancaman Tambang Batubara dan Beroperasinya PLTU Bagi Kehidupan”, “Ketika Perut Bumi Dikeruk dan Dagingnya Terus Dibakar”, “Kuantifikasi Dampak Penggalian Batubara Terhadap Keseimbangan Ekologis di Sumatera Selatan”, “Dampak PLTU, Seganti Setungguan, dan Perempuan”, “Dampak Eksploitasi Tambang Batubara Terhadap Lingkungan”, “Bagai Batu Bara dalam Sekam”, dan “Cerita di Balik Tambang”. *** Bentang alam di wilayah Sumatera Selatan yang dulunya hutan dan perkebunan rakyat kini menjadi danau pasca-aktivitas pertambangan batubara. Foto David Herman/INFIS Saya tertarik dengan puisi dan cerpen yang ditulis para pelajar ini. Sebab, banyak pemahaman yang melampaui pengetahuan anak-anak seusianya. Bahkan pilihan diksi, tipologi penulisan, sangat mengejutkan atau dapat dikatakan seperti karya mereka yang sudah terbiasa menulis puisi atau cerpen. Namun terlepas adanya kemungkinan “intervensi” dari guru, saudara, keluarga dalam proses penulisan tersebut, proses kreatif itu sendiri akhirnya membangun kesadaran mereka akan dampak pertambangan batubara. Retak, menjalar ke mana mana Tanah Sriwijaya menangis. Mungkinkah luka ini teramat parah, karena tak tampak lagi bambu dan padi, kembang ilalang jua pergi Puisi yang ditulis Sintia Bella Anggraini, anak SDN 21 Talang Ubi, sangat luar biasa. Sebagai seorang pelajar SD, dia mampu menggambarkan kondisi lahan akibat penambangan batubara, “Retak, menjalar ke mana-mana”. Kondisi ini dia benturkan dengan sentimen Sriwijaya, “Tanah Sriwijaya menangis”. Ini menunjukan sang pelajar sangat memahami sejarah Sriwijaya yang selama ini menjadi narasi pemerintahan di Sumatera Selatan saat menjalankan pembangunan. Lubang tambang batubara ilegal hasil investigasi PINUS, HaKI dan Harian Tribun di Muara Enim, Sumatera Selatan. Foto Dok. PINUS Aku tidak dapat sepeda dari Pak Jokowi, karena tidak bisa menjawab nama-nama ikan. Dari kecil tak kujumpai tilapnya lagi. Padahal kata bapak di sungai enim banyak ikan. Aku mau sepeda. Tapi bapak tidak membelinya. Kebun karet bapak sudah jadi tambang. Puisi berjudul “Sepedah, Ikan dan Batubara” yang ditulis Wahyu Hendrawan, pelajar SDN 204 Palembang, juga sangat mengejutkan. Seorang pelajar di Palembang, yang jaraknya puluhan kilometer dari lokasi penambangan batubara, mampu membenturkan persoalan batubara dengan tradisi Pak Jokowi [Presiden Joko Widodo] yang suka memberikan hadiah sepeda kepada pelajar yang mampu menjawab pertanyaan darinya, ketika kunjungan kerja. Wahyu pun mampu membayangkan dirinya sebagai anak seorang petani karet yang kebunnya sudah dijual atau digusur sebagai tambang [batubara]. Kondisi jalan di lokasi tambang batubara ilegal di Sumatera Selatan. Foto Najib Asmani Jikalau ia dapat bicara apakah ia akan menyuarakan lukanya? Apakah yang ia rasa? Akankah ia berteriak meronta-ronta? Sama seperti dua puisi sebelumnya, puisi berjudul “Jikalau Ia Bernarasi” yang ditulis Maycel Victor Valensya, SDN Talang Mandung, juga luar biasa. Pilihan diksi, tipologi, dan kedalaman penghayatan sungguh mengagumkan. Sebanyak 11 pekerja tewas tertimbun di lokasi penambangan batubara liar, di Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, 21 Oktober 2020 lalu. Foto Dok. Polsek Tanjung Agung, Muara Enim, Sumsel Kemampuan penulisan puisi para pelajar SD ini mungkin di atas atau sebanding dengan puisi yang ditulis pelajar SMP dan SMA yang mengikuti lomba. Ada sebuah rasa yang tersirat Di dalam jiwa, Entah kenapa pikiranku tertuju pada satu titik. Puisi berjudul “Rintihan Hati” oleh Fitriah SMKN 1 Gelumbang sangat sederhana. Sebagai seorang pelajar SMA dia masih berkutat dengan rasanya sebagai seorang anak, yang menyaksikan berbagai persoalan lingkungan seperti penambangan batubara. Terlepas apakah puisi-puisi ini ditulis adanya campur tangan orang lain atau siapa pun yang menulisnya, puisi-puisi ini menunjukan bagi masyarakat Sumatera Selatan, khususnya di kabupaten dan kota yang terdampak penambangan batubara, aktivitas ekonomi ekstraktif tersebut sangat merugikan. Baik secara sosial maupun lingkungan. Persoalan hilangnya ladang, rusaknya sungai, identitas, merupakan fakta yang dirasakan masyarakat sebagai akibat penambangan batubara. Ini juga membuktikan tidak semua masyarakat bahagia dengan kehadiran penambangan batubara tersebut, karena dampak ekonominya, yang dijanjikan membuat mereka hidup makmur. Kejutan juga saya rasakan pada cerpen yang ditulis pelajar SD. Cerpen berjudul “Air Mata Annisa” yang ditulis Alya Khairunnisa, sungguh membuat saya terkagum. Seorang pelajar SD mampu merekam dan menggambarkan konflik tentang seorang pelajar yang menjadi korban kekerasan saat memperjuangkan sekolahnya dari penggusuran perusahaan batubara. Dia bukan hanya mengenal sosok wali kota, presiden, juga aktivis. *** Tagboat yang setiap hari menarik tongkang yang mengangkut batubara di Sungai Musi. Foto Foto Ikral Sawabi/Mongabay Indonesia Terlepas dari semua itu, upaya AEER pantas untuk diapresiasi. Seperti dinyatakan Pius Ginting, Koordinator Perkumpulan AEER dalam buku ini, “Urusan sastra adalah mengungkap hubungan antara manusia dan lingkungannya. Mengutip penyataan DH Lawrence, penulis Inggris berasal dari kawasan tambang batubara Inggris, “Seni adalah mengungkap hubungan antara manusia dan alam”. Pius menuturkan, pengungkapan hubungan manusia dan lingkungan yang terdampak batubara ini telah dimulai dari perserta yang mengirimkan karyanya. “Semoga karya sastra dan esai bisa terus menjadi bagian dari penyelesaian persoalan lingkungan yang ada.” Nila Ertina, juri penulisan puisi, menyampaikan pesannya. “Orisinalitas karya tulis menjadi catatan penting dalam setiap produk yang dihasilkan, karena itu adalah modal bagi penulis untuk terus berkarya dengan mengedepankan kejujuran dan empati yang tinggi, terhadap permasalahan yang diangkatnya.” Sementara Okky Madasari, juri penulisan sastra lainnya mengatakan, bagi dirinya yang juga mengejutkan adalah bagaimana baiknya kualitas rata-rata cerita yang masuk. Mereka semua adalah pelajar sekolah menengah dan jauh dari sebutan penulis profesional. “Bahkan pemenang lomba ini adalah pelajar tingkat SMP. Penjelasan baiknya, mutu karya-karya yang masuk hanya satu mereka bercerita jujur karena mengalami sendiri penderitaan ini. Tidak ada kisah yang bisa mengalahkan cerita yang dikisahkan langsung dari hati.” Harapannya, seperti dikatakan Sapariah Saturi, juri penulisan esai, mudah-mudahan tulisan para peserta tak terhenti di lomba. Semoga, mereka terus menulis. “Menceritakan, merekam, atau memotret kondisi dan fakta lapangan, kesulitan warga, kerusakan lingkungan hidup, dampak operasi tambang batubara dan PLTU ini, harus terus berlanjut.” Artikel yang diterbitkan oleh
puisi tentang sumber daya alam yang dapat diperbarui